September 10, 2019

PDI-P Tangerang Selatan Menolak Calon Walikota Yang Menggunakan Politik Identitas

DPC PDI-P Kota Tangerang Selatan mulai mempersiapkan calon Walikota Tangerang Selatan yang akan mereka usung di Pilkada 2020 yang akan datang dengan membuka pendaftaran pada awal minggu ini.

Ditengah penjaringan tersebut, PDI-P telah memiliki kriteria utama yang mengenai calon yang akan menduduki kursi nomor satu di Tangerang Selatan.

PDI-P Tangerang Selatan Menolak Calon Walikota Yang Menggunakan Politik Identitas

Ketua Tim Penjaringan PDI-P Suhari Wicaksono menjelaskan abhwa pihaknya memiliki kriteria khusus yang dimana salah satunya adalah bukan tokoh yang menyuarakan isu SARA dan politik identitias sebagai alat untuk menyudutkan kandidat lain.

"Kami menutup diri untuk calon yang akan menggunakan isu politik identitas untuk memenangkan Pilkada Tangerang Selatan," kata Suhari.

Menurut Suhari, kriteri utama yang akan diusung oleh partai Moncong Putih tersebut diantaranya adalah pro NKRI dan Pancasila dan menolak semua paham radikal.

Setelah dua hari dibuka, sudah ada lima orang yang mengambil formulir pendaftaran di kantor DPC PDI-Perjuangan Kota Tangerang Selatan. Kelima orang tersebut adalah putri Wakil Presiden Terpilih Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah, pengiat anti korupsi TB Rahmad Sukendar, Tomi Patria, Hery Gagarin dan Kolonel Beben.

Mereka diharuskan untuk mengembalikan formulir pendaftaran paling lambat 17 September 2019.
Setelah itu data dan hasil survei yang dilakukan oleh DPC Tangerang Selatan akan diserahkan ke DPD PDI-P Banten yang dimana akan dikirim ke DPP PDI-P dua hari kemudian.