April 18, 2021

Kejaksaan San Diego Mencari Orang Yang Menjadi Penipuan Lotere

Kejaksaan Daerah di San Diego tengah mencari orang yang menjadi korban dari penipuan permainan lotere dan togel yang menargetkan wanita berusia lanjut yang berbahasa Spanyol. Kejaksaan Daerah tengah memproses berberapa pelanggaran yang melibatkan maria Luis Henao yang dimana di curigai menjalankan penipuan tersebut. Sejauh ini tiga orang korban telah di identifikasi.

Menurut kantor Kejaksaan Daerah, penipuan ini melibatkan tiga orang yang dimana telah merugikan para korban dengan total kerugian mencapai ribuan dolalr AS dengan menggunakan janji akan menghasilkan uang berkali lipat sebagai gantinya.

Semua modus dan skenario yang digunakan hampir mirip. Pelaku akan mendekati wanita lansia yang berbahasa Spanyol di pusat perbelanjaan dengan mengklaim bahwa sang pelaku telah memenangkan hadiah lotere sebesar 1 juta dollar AS tetapi tidak dapat mencairkan uang tersebut karena masalah imigrasi.

Kejaksaan San Diego Mencari Orang Yang Menjadi Penipuan Lotere

Orang kedua akan datang tiba-tiba sebagai orang yang tidak dikenal dan menawarkan bantuan. Orang kedua ini lalu akan menghubungi seseorang yang disebutnya sebagai pengacara.

Pengacara ini akan memastikan bahwa korban dapat mencairkan uang kemenangan yang berasal dari tiket orang lain. Korban ini akan diminta untuk mengeluarkan uang mencapai 20 ribu dollar AS dengan janji dirinya akan mendapatan uangnya kembali dengan tambahan 10 ribu dollar AS.

Para penyidik percaya bahwa terdapat lebih banyak korban dan tersangka dalam kasus yang tengah mereka selidiki terkait Henao yang telah dituduh atas pencurian dari warga lansia, otak pencurian di properti orang lain dan percobaan perampokan.

Siapa saja yang merasa telah menjadi korban ataupun tahu mengenai orang yang menjadi korban penipuan seperti ini diharapkan dapat menghubungi Kejaksaan Daerah unit lansia.

Sebelumnya, penipuan serupa pernah dilaporkan pada tahun 2015. Polisi Chula Vista memperingatkan bahwa wanita lansia berbahasa Spanyol tengah menjadi target penipuan di kota tersebut.

Pada waktu tersebut, penipu memberitahu korban bahwa tiket lotere yang mereka menangkan bernilai 10 juta dolalr AS tetapi membutuhkan dua orang saksi dan uang 50 ribu dollar AS untuk memproses administrasinya.

Korban lalu akan dipaksa untuk mengeluarkan semua uangnya dan barang berharga yang dimilikinya. Setelah itu mereka akan ditinggalkan disebut rumah secara acak dan diberitahu untuk masuk kerumah tersebut terlebih dahulu untuk menyelesaikan transaksi tersebut yang dimana merupakan alasan bagi sang penipu untuk melarikan diri.

Penipuan yang sama juga terjadi di New York yang dimana beberapa wanita latin dikabarkan telah di tipu ribuan dollar pada tahun 2015 dan 2016.

Pada tahun 2017, polisi Chicago juga dikabarkan bahwa dua orang dengan bahasa Spanyol telah ditipu sebesar 24 ribu dollar AS dan 10 ribu dollar AS. Pada kedua kasus tersebut, sang penipu membawa korban ke bank dan meminta mereka menarik uang yang mereka miliki. Untuk kasus ketiga dapat digagalkan karena pihak bank menolak menarik uang tersebut karena sudah mendapatkan informasi adanya penipuan.

Terkait dengan penipuan ini, pihak Kejaksaan Daerah sendiri menyatakan untuk selalu berhati-hati dengan orang yang tidak dikenal terutama mereka yang mengatakan bahwa mereka memenangkan undian hadiah togel ataupun lotere akan tetapi membutuhkan bantuan untuk mencairkan uang kemenangan tersebut berupa uang membayar proses administrasi.

Para operator lotere dan togel terpercaya tidaklah pernah meminta uang administrasi untuk memproses kemenangan selain itu jika ada biaya administrasi, maka biasanya biaya tersebut akan langsung dipotong ke jumlah uang hadiah yang diterima.