July 21, 2019

Kabupaten Rokan Hulu Akan Selenggarkaan Liga Berjenjang U-16 Pialan Menpora 2019

Riau akan menjadi tuan rumah dari kompetisi Liga Berjenjang U-16 Piala Menpora 2019. Kompetisi yang merupakan salah satu program dari Kemenpora tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau, H. Syamsuar di Lapangan Sepak Bola Fajar Desa Babussalam, Rokan Hulu, Riau.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau menyampaikan bahwa dukungannya terhadap cabang olahraga sepakbola karema menurutnya telah banyak atlet sepakbola dari Riau yang berhasil mencatatkan prestasi di tingkat nasional dan internasional. Dirinya bahkan mengaku bangga dengan 3 putra daerah Riau yang telah bergabung dengan tim nasional dan mendapatkan kesempatan untuk mempelajari sepakbola di luar negeri.

Syamsuar berpesan kepada para peserta Liga Berjenjang U-16 ini untuk tidak hanya fokus pada sepakbola dan mengabaikan pendidikan disekolah. Menurut Syamsuar pendidikan disekolah merupakan hal yang penting bagi masa depan anak-anak tersebut kelak terutama jika mereka telah pensiun sebagai pemain sepakbola profesional.

Dirinya mengungkapkan bahwa sebagai tuan rumah liga ini akan menjadi pembuktian bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga mendukung perkembangan sepakbola nasional dan daerah Riau.

Kabupaten Rokan Hulu Akan Selenggarkaan Liga Berjenjang U-16 Pialan Menpora 2019

"Kita sangat menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan liga ini. Ajang ini akan menjadi kesempatan bagi semua pesepakbola untuk dapat berkompetisi sekaligus memajukan sepakbola nasional, Riau dan Rokan Hulu," ucapnya.

"Dengan digelarnya Liga Berjenjang U-16 Piala Menpora maka akan dapat menjaring atlet muda yang berpotensi dari Rokan Hulu sehingga nanti dapat menjadi ikut berkompetisi di level nasional," tambah Bupati Rokan Hulu, Sukiman.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa lapangan yang akan digunakan untuk mengadakan kompetisi ini adalah Lapangan H Agus Salim yang berada di Kecamatan Rambah dan Lapangan Fajar di Desa Babussalam.

Asdep, Alman Hudri mengatakna bahwa ajang ini telah dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir dan akan terus diselenggarakan. Ini merupakan jawaban dari Kemenpora terhadap Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 mengenai Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional yang bertujuan untuk mendongkrat prestasi Timnas Garuda di level internasional.

"Ini akan menjadi tahun kesekian dari kompetisi berjenjang yang diselenggarakan oleh Kemenpora. Kompetisi yang diselenggarakan telah menjangkau level U-10, U-12, U-14, U-16 dan Mahasiswa. Bahkan, Kemenpora juga sudah menyelenggarakan kompetisi U-17 untuk putri," ucapnya.

"Apa yang saat ini dilakukan merupakan jawaban atas Instruksi Presiden yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo setelah melihat carut marutnya persepakbolaan nasional yang berujung pada semakin menurunnya prestasi Timnas Garuda. Dengan berbagia kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jawaban awal untuk mengatasi carut marut tersebut," lanjutnya.

Sedangkan Ketua Panitia Liga Berjenjang U-16, Yuki Candra mengatakna bahwa tahun 2019 ini merupakan tahun keempat yang dimana pada tahun ini ditargetkan ada 16 tim dari 12 kabupaten/kota di Riau yang ikut mengambil bagian.

Yuki mengakui bahwa terdapat tim yang menyatakan mengundurkan diri dari kompetisi ini yaitu Tim Bina Karya Afgan yang berasal dari Kabupaten Indragiri. Alasan pengunduran diri tim tersebut karena disebutkan tidak mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu. Sedangkan Kabupaten Kepulauan Meranti diawal telah menyatakan tidak akan mengirim tim yang mewakili mereka.

"Kami harapkan tentunya untuk yang akan datang tidaklah terjadi seperti ini. Kami harap seluruh kabupaten/kota dapat mengambil bagian dalam kompetisi ini dengan mengalokasikan dana daerah sebagai bentuk pembinaan bibik sepakbola didaerahnya," harap Yuki.